Corridor Gate Perdana Percepat Pemeriksaan Keimigrasian Jemaah Haji Debarkasi Surabaya 2026
Surabaya (02/06) Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menerapkan inovasi Corridor Gate pada proses pemeriksaan keimigrasian kedatangan jemaah haji Debarkasi Surabaya Tahun 2026. Inovasi ini menjadi langkah transformasi pelayanan keimigrasian berbasis teknologi yang memungkinkan proses pemeriksaan berlangsung lebih cepat, aman, dan nyaman bagi jemaah yang baru kembali dari Tanah Suci.
Penerapan Corridor Gate mulai dilaksanakan pada kedatangan Kloter SUB 1 asal Kabupaten Probolinggo yang tiba di Bandara Internasional Juanda pada Senin (1/6/2026) pukul 20.45 WIB menggunakan penerbangan SV5124. Setelah tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada pukul 21.50 WIB, para jemaah langsung menjalani pemeriksaan keimigrasian melalui Corridor Gate yang telah disiapkan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.
Melalui sistem ini, pemeriksaan keimigrasian dilakukan menggunakan teknologi verifikasi biometrik yang terintegrasi dengan sistem keimigrasian. Jemaah cukup melintas pada jalur pemeriksaan dan melakukan verifikasi melalui kamera biometrik tanpa memerlukan pembubuhan cap paspor secara manual. Inovasi tersebut memungkinkan proses pemeriksaan berlangsung lebih efisien tanpa mengurangi aspek keamanan dan pengawasan keimigrasian.
Dalam penyambutan kedatangan jemaah haji, Gubernur Jawa Timur memberikan apresiasi terhadap inovasi yang diterapkan Direktorat Jenderal Imigrasi. Menurutnya, penerapan Corridor Gate merupakan langkah maju dalam modernisasi pelayanan keimigrasian bagi masyarakat.
“Imigrasinya di Saudi Arabia, kami melakukannya 3 tahun yang lalu (red: Makkah Route), dan hari ini imigrasi Indonesia, ini uji coba pertama. Panjenengan adalah assabiqunal awwalun,” ujar Gubernur Jawa Timur di hadapan para jemaah haji.
Ia juga menjelaskan bahwa teknologi yang digunakan memungkinkan proses identifikasi dilakukan melalui verifikasi biometrik sehingga proses pemeriksaan menjadi lebih praktis dan efisien.
“Kenapa tadi diminta untuk melihat kamera? Karena itu akan mendetek dari mata kita. Cukup di situ, maka paspornya tidak perlu disetempel. Ini adalah inovasi dari imigrasi. Terima kasih seluruh jajaran imigrasi yang ada di Surabaya,” lanjutnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, menyampaikan bahwa penerapan Corridor Gate merupakan bentuk komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi dalam menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin modern dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Corridor Gate merupakan inovasi pelayanan yang memanfaatkan teknologi biometrik untuk mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian tanpa mengurangi aspek keamanan dan pengawasan. Kami berharap kehadiran layanan ini dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para jemaah haji yang kembali ke Tanah Air sekaligus mendukung penyelenggaraan debarkasi yang lebih efektif dan efisien,” ujar Agus Winarto.
Penerapan Corridor Gate pada Debarkasi Surabaya juga sejalan dengan kebijakan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang mendorong transformasi layanan publik melalui pemanfaatan teknologi guna menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, mudah, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Selaras dengan kebijakan tersebut, Direktorat Jenderal Imigrasi di bawah kepemimpinan Hendarsam Marantoko terus melakukan inovasi layanan berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat fungsi pengawasan keimigrasian. Penerapan Corridor Gate pada layanan debarkasi haji merupakan salah satu implementasi nyata semangat Imigrasi untuk Rakyat yang mengedepankan kemudahan, kenyamanan, dan kepastian layanan bagi masyarakat.
Penerapan Corridor Gate pada kedatangan jemaah haji Debarkasi Surabaya 2026 menjadi langkah penting dalam modernisasi layanan keimigrasian Indonesia. Inovasi ini diharapkan dapat mendukung pelayanan yang semakin efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa mengurangi aspek keamanan dan pengawasan keimigrasian.+




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!